The Devil Wears Prada – Bos Perfeksionis Nan Kejam

January 4, 2010, Posted by Ihwan at 10:48 am

the-devil-wears-prada

Adalah Andrea Sach, mahasiswi lulusan jurnalistik yang berhasil mendapatkan pekerjaan hebat sebagai asisten kedua Miranda Priestly, pemimpin majalah fashion terkenal di New York, Runway. Miranda sendiri adalah seorang atasan yang perfeksionis dan cenderung bertangan besi pada para karyawannya. Setiap ucapannya adalah titah yang harus dilaksanakan dan tidak mengenal kata tidak bisa.
Selain bos yang kejam, Andrea juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang jauh bertolak belakang dengan dirinya selama ini. Para karyawan Runway mayoritas adalah gadis-gadis bertubuh kurus, tinggi dan selalu up to date dengan trend fashion. Bahkan Emily, asisten pertama Miranda, rela diet mati-matian agar terpilih mendampingi Miranda menghadiri acara fashion di Paris. Andrea awalnya mencoba untuk cuek meski selalu jadi bahan cemoohan karyawan yang lain gara-gara penampilannya yang tidak fashionable. Dia ingin menunjukkan pada Miranda dan semuanya bahwa kualitas kerja dan otaklah yang penting, bukan sekedar penampilan luar saja.
Namun sayangnya, kinerja Andrea tetap tidak ada artinya di mata Miranda. Dia mengritik habis-habisan Andrea hingga membuatnya menangis. Atas bantuan Nigel, Andrea kemudian merubah penampilan, perilaku dan kebiasaannya agar lebih bisa diterima di Runway.
Usaha Andrea tidak sia-sia, penampilan barunya mendapat pujian termasuk dari Miranda. Bahkan semakin hari kinerja Andrea semakin memuaskan di mata Miranda. Tapi tanpa disadari, tuntutan kerja yang begitu tinggi dan lingkup pergaulan telah berpengaruh pada diri Andrea. Hal ini berimbas pada hubungannya dengan sang pacar, Nate, teman-teman dan keluarganya. Pada akhirnya Andrea dihadapkan pada dua pilihan yang sangat sulit, antara karier dan kehidupan pribadinya.

devilwearsprada_scene1

Sudah lama banget penasaran sama film ini, untunglah kemarin Global TV berbaik hati nayangin hari sabtu kemarin. Dari judulnya aja udah menarik banget, Setan dari neraka tingkat berapa yang begitu fashionable hingga memakai merk terkenal dari Italia tersebut. Nama Meryl Streep dan Anne Hathaway menjadi jaminan mutu kualitas akting yang prima. Meryl Streep tampil begitu anggun, elegan namun juga dingin dan sadis sebagai bos kejam di Runway. Kemampuan Anne Hathaway memerankan itik buruk rupa yang bertransformasi menjadi angsa cantik nggak usah diragukan lagi, tapi memang di sini perubahannya tidak sedrastis tokoh Mia di Princess Diaries.
Pesan moral yang aku dapatkan dari film ini adalah menjadi diri sendiri bagaimanapun juga tetaplah pilihan yang terbaik. Menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja memang harus, entah itu penampilan ataupun kebiasan namun jangan sampai hal itu merubah kepribadian kita.
Karier memang penting tapi bukan segalanya, jangan sampai membuat kita kehilangan jati diri hanya karena ambisi meraih karier yang sukses. Apalagi kalau sampai harus mengorbankan orang-orang tercinta dan teman kerja kita, nggak sepadan deh dengan hasil yang kita dapatkan. Apalah arti kesuksesan kalau kita harus hidup dalam kepalsuan dan kesendirian seperti Miranda.

Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks

No comment yet.

Leave a Reply








Ihwan Hryant | Create Your Badge
Widget_logo