<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Pribadi Ihwan Harianto &#124; BLog Pribadi Ihwan &#124; &#187; freaky</title>
	<atom:link href="http://bloglodak.com/tag/freaky/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloglodak.com</link>
	<description>Blog Ihwan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Sep 2010 05:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
   <image>
    <title>Blog Pribadi Ihwan Harianto | BLog Pribadi Ihwan |</title>
    <url>http://www.gravatar.com/avatar/9320fcfabbc8172d142bbbd5155275b0?s=48&amp;d=http%3A%2F%2Fwww.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536</url>
    <link>http://bloglodak.com</link>
   </image>
		<item>
		<title>softdrink feat susu</title>
		<link>http://bloglodak.com/2010/02/softdrink-feat-susu/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2010/02/softdrink-feat-susu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 09:23:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[freaky]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloglodak.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini lagi demen minum softdrink campur sama susu. Awalnya sih ikut-ikutan temen yang suka bikin Mega Mendung, udah pada tahu kan minuman apa yang aku maksud?
Beneran nggak tahu? Duh, kemana aja sih lo selama ini he3
Itu tuh, Co..ups nggak boleh sebutin merk yak? Aah biarin wes. Mega Mendung itu campuran Coca Cola sama susu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini lagi demen minum softdrink campur sama susu. Awalnya sih ikut-ikutan temen yang suka bikin Mega Mendung, udah pada tahu kan minuman apa yang aku maksud?</p>
<p>Beneran nggak tahu? Duh, kemana aja sih lo selama ini he3</p>
<p>Itu tuh, Co..ups nggak boleh sebutin merk yak? Aah biarin wes. Mega Mendung itu campuran Coca Cola sama susu. Tentu saja susu yang dipake adalah susu putih yang kental dan manis. Kalau pake susu coklat ntar bukan Mega Mendung namanya, tapi Mega Mustika ha ha ha itu mah nama penyanyi dangdut era 80an. Trus kenapa kok yang dipake susu kental yang manis? Tentu saja biar rasanya manis he he he jawaban yang ga berkualitas banget.</p>
<p>Cara bikinnya gampang banget. Yang pertama-tama adalah beli dulu Coke sama Susunya. Dianjurkan membeli pake uang ndiri, jangan minjem apalagi ngutil karena itu akan berpengaruh pada hasil akhir.</p>
<p>Yang kedua, ambil gelas ukuran besar dan sendok untuk mengaduk. Tuangin dulu susu ke dalam gelas, untuk takarannya tergantung selera. Tapi kalau punya bakat tulang keropos, mending  dibanyakkin aja susunya. Setelah itu, tuangin Coca-nya dan aduk pelan-pelan biar mencampur dengan sempurna dan busanya nggak sampe meluber keluar gelas.</p>
<p>Aku sendiri nggak tahu kenapa kok dinamain Mega Mendung, padahal kan mendung tuh warnanya abu-abu bukan coklat muda. Mungkin karena tampilan atau hasil akhir dari campuran dua jenis minuman itu yang akhirnya menginspirasi orang untuk memberi nama Mega Mendung. Sayang aku nggak sempat motret, pokoknya kalau campurannya sempurna maka di gelas itu nanti yang bagian bawah nampak campuran Coca dan Susunya yang berwarna coklat muda dan di atasnya ada busa yang banyak mirip awan gitu.</p>
<p>Nah, kemarin aku nyoba berkreasi dengan mengganti Coca sama Fanta warna Pink. Tentu aja, hasilnya nggak ada busa-busanya. Kenapa aku jadi suka sama minuman softdrink campur susu ini? Soalnya selama ini kalau minum softdrink tuh selalu ada sedikit feel guilty gitu sama my body, aku dulu udah pernah nulis di blog (hasil copas sih) kalau minum softdrink tuh sebenarnya nggak menghilangkan rasa haus tapi malah mengurangi jumlah kadar air dalam tubuh kita. Makanya aku udah lama mengurangi konsumsi softdrink, walaupun kadang suka ngiler sih kalau liat orang minum di sampingku. Nah dengan mencampurnya dengan susu, setidaknya kan tubuhku juga dapet efek samping yang positif yaitu dapet asupan kalsium he3.</p>
<p>Kalau MP&#8217;ers sendiri, punya minuman favorit apa? Bagi -bagi di sini dunk, siapa tahu ada yang unik kan bisa dicoba tuh di rumah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2010/02/softdrink-feat-susu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ouch&#8230;Infection of The Alay</title>
		<link>http://bloglodak.com/2009/12/ouch-infection-of-the-alay/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2009/12/ouch-infection-of-the-alay/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 19:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[freaky]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[alay]]></category>
		<category><![CDATA[lebay]]></category>
		<category><![CDATA[personality]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloglodak.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Aku pertama kali mengetahui kata Alay dari sebuah tabloid ibukota yang waktu itu membahas tentang fenomena jasa penonton bayaran yang banyak digunakan oleh stasiun televisi swasta dalam acara-acara mereka. Paling banyak sih di acara musik, tujuannya tentu saja untuk memberi kesan ‘ramai dan heboh’ sehingga penonton yang melihatnya di rumah tertarik dan menganggap acara itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku pertama kali mengetahui kata Alay dari sebuah tabloid ibukota yang waktu itu membahas tentang fenomena jasa penonton bayaran yang banyak digunakan oleh stasiun televisi swasta dalam acara-acara mereka. Paling banyak sih di acara musik, tujuannya tentu saja untuk memberi kesan ‘ramai dan heboh’ sehingga penonton yang melihatnya di rumah tertarik dan menganggap acara itu bagus karena banyak orang yang sampe bela-belain untuk nonton langsung di studio atau lokasi acara.</p>
<p><strong>Trus hubungannya sama Alay apa?</strong></p>
<p>Penonton bayaran yang ‘dipake’ stasiun swasta itu rata-rata adalah para Alay-er, bisa dilihat dari tampilan dan style yang menurut mereka gaul dan modis padahal aslinya sih keliatan norak dan nggak jelas banget kiblat fashionnya kemana. Trus juga aksi dan tingkah polah mereka yang heboh banget di televisi, misalnya aja melakukan gerakan-gerakan tangan secara bersamaan, joget-joget heboh sampai ngalah-ngalahin penyanyi sama dancer-nya. Tapi mereka juga nggak bisa disalahin sih karena mereka memang dibayar untuk seperti itu. </p>
<p><strong>Lalu hubungan Alay sama aku apa?</strong></p>
<p>Perlu aku kasih tahu bahwa selama ini jika sedang chatting menggunakan hape aku selalu menyingkat-nyingkat kata yang kutuliskan, tujuannya adalah untuk menghemat tenaga sehingga jari-jemariku nggak sampai keriting karena kebanyakan chatting.<br />
Selama ini sih fine-fine aja dan tidak ada yang protes dengan kebiasaanku itu, biasanya sih teman-temanku udah maklum jika aku mengetiknya disingkat-singkat gitu pasti lagi onlen pake hape.</p>
<p>Sampai kemudian ada temen chatting baru yang seringkali nggak ngerti dengan singkatan yang aku pakai, uhm…sebenarnya sih singkatan yang kupakai masih standart dan umum dipakai di bahasa SMS. Misalnya aja ‘yang’ aku singkat jadi yg, ‘dapat’ jadi dpt, trus ‘nya’ nulisnya X aja.</p>
<p>Tapi temenku ini tetep saja kekeuh nggak mau kalau chattingan dengan gaya tulisan yang menurutnya nyebelin. Trus pernah juga aku ngirimin SMS Selamat Pagi, eh malah dibalasin dengan sebutan Alay. Aku sih nggak ngefek ya dengan balasan SMS-nya itu because for me its not Alay. Dalam persepsiku Alay itu hanya merujuk pada style dan tingkah laku yang kampungan.</p>
<p><strong>And then…</strong></p>
<p>Ada salah satu temen yang memposting sebuah link tentang Alay Generator, dimana kita bisa merubah tulisan kita yang biasa menjadi tulisan Alay. Nah, di situ ada tiga pilihan Alay Style:<br />
1.	Tulisan Disingkat-singkat.<br />
2.	Tulisan Besar Kecil<br />
3.	Tulisan Huruf dan Angka.</p>
<p>Aku langsung ketawa-tawa sendiri dan nggak nyangka gitu bacanya, jadi gaya chattinganku itu termasuk dalam katagori Alay?</p>
<p><strong>Oh My God, drag me to hell aja dah…ha ha ha ha.<br />
</strong></p>
<p>Didorong oleh rasa malu tapi tetep ya masih nggak ikhlas nerima kenyataan itu…halaah lebay banget, akhirnya aku searching everything about Alay. Aku nemuin banyak banget definisi, ciri-ciri sampai kasus Alay paling heboh yang menimpa seorang siswi SMA dari Banyuwangi bernama Ophi A. Bubu. Begitu hebohnya sampai-sampai The Jakarta Post secara khusus membahasnya dalam artikel Messing With Letters.</p>
<p>Di bawah ini adalah salah satu contoh note-nya Ophi:</p>
<p>cXnK qMoh tO cKiDnAAAAaaaAaAaaaa……(Sayang kamu tau sakitnya&#8230;.)<br />
m_tHa apOn YoH…………… (Minta ampun ya)<br />
qoH tLuZ”aN uCHA bWaD tTeP qEqEUh cXnK qMo……….(Aku terus terusan berusaha buat tetep kekeuh sayang kamu)<br />
bUD….. (But)<br />
cIa” adJA………………… (Sia sia aja)</p>
<p>Walaupun di situ udah diartikan tapi tetap saja aku pribadi sampai pusing dan mengernyitkan dahi membacanya. Entah style penulis mana yang dia ikutin sampai dia bisa buat tulisan serumit itu hi hi hi</p>
<p>Tapi kasian juga tuh anak karena hanya karena pengin mengekspresikan diri dan terlihat keren dia sampai dihujat habis-habisan di dunia maya sama anak-anak Kaskus bahkan sampai minta maaf segala di FB-nya seakan-akan ke-Alay-annya itu sebuah dosa. Coba deh bayangin kalau kita berada di posisinya, pasti akan sangat merasa stress dan tertekan sekali.</p>
<p>Kalau aku sendiri, awal mula menyingkat-nyingkat tulisan karena dulu seringkali nggak mengerti dengan SMS-SMS yang dikirim oleh beberapa teman yang memakai kata-kata singkatan. Dari situ lah, aku akhirnya belajar mengartikan dan kemudian ikut menggunakannya. Tapi waktu itu belum ada istilah Alay jadi ya fine-fine aja toh. Lagian aku nggak sampe yang mencampur adukkan antara huruf besar kecil dan angka. Trus aku juga tahu kapan waktunya menggunakan singkatan, nggak mungkin banget lah aku menulis blog pake tulisan kayak gitu.</p>
<p><strong>Saraap, aku baru ingat!! </strong></p>
<p>Mantan cewekku juga kalau SMS suka pake gaya tulisan Besar-Kecil kayak si Ophi itu. Dulu aku suka heran dan kagum aja ngeliat gimana fasih dan cepetnya dia mengetik di keypad dengan huruf Besar-Kecil kayak gitu. Pernah aku iseng-iseng nyoba tapi langsung nyerah karena nggak telaten dan capek harus berkali-kali mencet tombol perubah jenis huruf tiap kali mengetik. Lagian style kayak gitu kan identik dengan cewek.</p>
<p>So, kesimpulan dari semua yang udah aku sampaikan di atas adalah virus Alay sangat mudah sekali menular, terutama dalam gaya penulisan. Dan kita biasanya nggak sadar atau pura-pura nggak sadar saat mulai terjangkiti virus Alay.</p>
<p>Aku sendiri mulai sekarang sudah berusaha untuk menulis dengan normal kembali saat chatting. Tapi alasannya bukan karena takut dicap Alay tapi agar lawan chatting-ku mengerti dengan apa yang aku tuliskan.</p>
<p>Trus juga yang terpenting ini, janganlah kita mengolok-olok, menghujat, menjelek-jelekkan bahkan sampai mempermalukan Alayers. Karena aku ngeliat selama ini, seringkali orang-orang sok-sokan dan mudah sekali nge-judge orang lain Alay biar terkesan update dan berkelas. Jangan sampai kita menjadi orang yang suka merendahkan orang lain hanya agar dirinya terlihat lebih tinggi dari orang lain. </p>
<p>Kalau kita nggak suka dengan style dan tingkah laku Alay, keberatan atau pusing dengan gaya tulisannya yang ajaib itu, kasih tahu aja dengan cara yang halus dan nggak menyinggung perasaannya. In case, kita kenal secara personal. Kalau enggak mah, ya nggak usah. Toh itu hidup-hidup dia, terserah dia mau mengekspresikan diri kayak apa sejauh nggak mengganggu kita.</p>
<p>Lagian nggak selamanya lho style tulisan Alay itu berdampak negative, dalam hal pembuatan password kekreatifan mencampurkan huruf dan angka sangat diperlukan sekali. Dan seperti yang aku sebutin di awal tulisanku tadi, pihak televisi membutuhkan Alayers untuk meramaikan acara musik mereka. Lambat laun, fenomena Alay ini akan segera tergantikan oleh fenomena baru lainnya. Sebagaimana halnya Lebay tergusur oleh Alay.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2009/12/ouch-infection-of-the-alay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pijat Plus Plus ala Mbah Gondho</title>
		<link>http://bloglodak.com/2009/11/pijat-plus-plus-ala-mbah-gondho/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2009/11/pijat-plus-plus-ala-mbah-gondho/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 02:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[capoeira]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Gondho]]></category>
		<category><![CDATA[pijat plus plus]]></category>
		<category><![CDATA[pijat urat]]></category>
		<category><![CDATA[salah urat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloglodak.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Blog ini adalah lanjutan dari blog sebelumnya: Akibat Salah Landing Jadi Salah Urat.
Setelah melalui berbagai pertimbangan dan pemikiran yang mendalam…boong banget, padahal hanya perlu waktu setengah jam buatku mutusin untuk memijatkan kakiku yang cedera ke tukang pijat urat. Nggak peduli deh sama sakitnya daripada cederaku ini ntar malah jadi tambah parah.
Nama tukang pijat urat itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blog ini adalah lanjutan dari blog sebelumnya: <a href="http://bloglodak.com/2009/11/akibat-salah-landing-jadi-salah-urat/">Akibat Salah Landing Jadi Salah Urat.</a></p>
<p>Setelah melalui berbagai pertimbangan dan pemikiran yang mendalam…boong banget, padahal hanya perlu waktu setengah jam buatku mutusin untuk memijatkan kakiku yang cedera ke tukang pijat urat. Nggak peduli deh sama sakitnya daripada cederaku ini ntar malah jadi tambah parah.</p>
<p>Nama tukang pijat urat itu adalah Mbah Gondho. Wuiiiih namanya horor banget yak? Ngingetin sama tokoh-tokoh antagonis di sandiwara radio 80an, seperti Mak Lampir, Grandong dan kawan-kawan.<br />
Aku sama Bibi berangkat ke rumahnya Mbah Gondho sehabis Isya, ya sekitar jam tujuhan lah. Kami sempat kesasar karena Bibiku udah agak lupa letak rumahnya.<br />
Ketika sampai di rumahnya kami disambut istrinya Mbah Gondho, orangnya udah paruh baya gitu deh. Kami lalu dipersilahkan duduk sambil menunggu Mbah Gondho yang masih ada di dalam.</p>
<p>Mbah Gondho orangnya berperawakan sedang dengan tubuh lumayan berisi untuk ukuran orang setua beliau. Kulit agak gelap, suaranya dalam dan berwibawa. Nggak tahu kenapa aku serem aja liatnya, mungkin karena terpengaruh sugestiku sendiri.<br />
Beliau lalu menanyakan keluhanku apa, udah berapa lama dideritanya. Aku ceritain deh kronologis kejadiannya, mulai dari A sampe A lagi he he he mbulet dunk ya?<br />
Mbah Gondho lalu memintaku menjulurkan <del datetime="2009-11-15T02:50:21+00:00">lidah</del> kaki kananku, lalu dipegang dan dirabanya kakiku.<br />
“Wah, nanti sakit ini mijatnya…” ujar Mbah Gondho sambil terkekeh-kekeh padaku. Aku mendengarnya langsung down gitu, si Mbah jujur banget sih jadi orang. Kenapa aku nggak dibohongin aja sih biar nggak keder duluan.</p>
<p>Kukira aku bakalan di pijat di dalam kamarnya atau ada tempat khusus tapi ternyata ya di ruang tamu itu. Karena mijatnya nanti sampe di bagian paha juga sementara aku pake pencil jeans which is hanya bisa dinaikkan sampe betis maka aku disuruh ganti dengan sarung.<br />
Dengan hati deg-degan aku duduk berselonjor di kursi panjang, sementara Mbah Gondho berada di ujung kakiku.<br />
“Ini sakit nggak?” tanya Mbah Gondho sambil mijet ujung jari telunjuk kakiku.<br />
“Aah…aah…sakit Mbah…” rintihku. Aku sendiri heran, padahal si Mbah mijetnya nggak keras tapi ujung jariku rasanya kayak dijepit besi gitu.<br />
“Masa sih diginikan aja sakit…?” tanya Mbah Gondho sambil mijat lagi, kali ini gantian jari tengahku.<br />
“Aduh Mbah, sakit beneran…” Si Mbah lagi-lagi hanya terkekeh melihatku meringis kesakitan.<br />
Sumpah, bukannya aku lebay atau apa, aksi Mbah Gondho yang seenaknya mijet-mijet jariku sambil terkekeh-kekeh tanpa peduli rasa sakit yang kurasakan, membuatku serasa ngadepin psycho sejenis Hanibal Lecter.</p>
<p>Pijatan di ujung jari itu hanyalah pemanasan, pijatan selanjutnya adalah menu utama yang mau nggak mau harus aku nikmatin. Rasanya sakit banget ketika Mbah Gondho memijat ruas jari manisku yang cedera itu, kata beliau sih salah satu uratku ada yang salah posisinya, yaitu menumpuk di urat sebelahnya. Whatever lah, yang penting kakiku sembuh dan bisa main capoeira lagi dengan nyaman. Sambil mijatin kakiku, Mbah Gondho ngajakin aku ngobrol. Mungkin tema obrolan disesuaikan sama usia pasiennya kali ya, berhubung aku cowok, masih muda dan cakep tentunya (yang baca nggak boleh protes) maka yang diobrolin ya masalah cewek. Beliau nanya sama aku definisi cewek cantik itu dinilai dari apanya. Berhubung aku manusia biasa, punya dua mata minus dan silinder, aku jawab aja dinilai dari wajahnya. Aku tahu sih, jawabanku tuh dangkal banget bin nggak berkualitas. Tapi masa bodoh deh ya, rasa sakit akibat pijatan Mbah Gondho membuat otakku males berpikir berat-berat. Lain ceritanya kalau aku lagi jadi juri Miss Universe, tentu dengan mantap akan kujawab bahwa seorang cewek cantik itu dinilai dari 3B-nya, yaitu Br**st, B*tt*ck and B*k*n*. Ha ha ha dasar juri nggak bermoral.</p>
<p>Mungkin Mbah Gondho ini nggak mau kalah sama panti-panti pijat yang kasih layanan plus-lus pada konsumennya, maka selain pijatan aku pun dikasih bonus berupa petuah dan nasihat menurut Falsafah Jawa. Mulai dari kasih jawaban yang bener bout definisi cewek cantik, gimana kita harus berbhakti sama orang tua hingga how to be a gentle man. Sayangnya, Mbah Gondho ngomongnya sering pake Bahasa Jawa Krama Inggil yang aluuus banget. Kadang karena nggak ngerti apa maksudnya, aku hanya manggut-manggut aja hi hi hi.</p>
<p>Seperti yang dibilang Mbah Gondho tadi, walaupun yang sakit itu hanya ruas jari manisku aja tapi yang dipijat itu harus keseluruhan karena urat-urat di kaki berhubungan sama urat-urat di atas. Maka dipijatlah aku mulai dari ujung kaki sampai pangkal paha, serius nggak bohong aku! Aku sendiri sebenarnya agak heran, yang biasa kudengar itu kalau pijat urat hanya titik-titik tertentu aja yang dipijat tapi kok ini sampe pangkal paha bagian dalam segala. Kalau pijatan di telapak kaki, betis dan paha bawah sukses bikin aku meringis sampai hampir menangis kesakitan maka pijatan di pangkal paha bagian dalam bikin aku ketawa-tawa kegelian bin keenakan ha ha ha mesum banget.</p>
<p>Habis kaki kanan dipijat, giliran kaki kananku. Karena nggak cedera maka mijatnya nggak banyak-banyak. Lalu naik ke kedua tangan, punggung dan pundak. Waktu di pijat bagian pundak tuh rasanya rileks banget, otot-otot yang tadinya kaku jadi lemes. Oh iya, aku sempet nanya sama Mbah Gondho dari mana beliau belajar mijat urat tapi sayangnya nggak dijawab. Malah dialihkan ke topik yang lain. Mungkin Mbah Gondho takut aku ikutan belajar dan nyaingin dese kali ya bo? (idiiih sok-sok pake dese segala)</p>
<p>Pemijatan baru berakhir sekitar pukul setengah sembilan, gilaaa pijat urat sampe satu setengah jam sendiri. Padahal aku dulu pernah pijat di tuna netra hanya sekitar satu jam. Karena Mbah Gondho ini termasuk pemijat indie alias nggak ikutan di panti-panti maka untuk tarifnya terserah kita mau bayar berapa. Yaa yang sepantasnya lah, kita harus bisa menyesuaikan sendiri sama tingkat keparahan sakit yang kita derita Kalau emang ngerasa puas nggak ada salahnya kasih bonus dan dipromoin ke temen. Itung-itung membalas budi sama orang yang sudah menolong kita sembuh dari sakit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2009/11/pijat-plus-plus-ala-mbah-gondho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>nggak tau diri lo</title>
		<link>http://bloglodak.com/2009/02/nggak-tau-diri-lo/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2009/02/nggak-tau-diri-lo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 09:35:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhatku]]></category>
		<category><![CDATA[karyaku]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/2009/02/10/nggak-tau-diri-lo/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau tahu akan begini jadinya mending kemarin aku nggak pake jalan sama kamu.
Jujur aja ya, kemarin tuh aku terpaksa karena yang lain pada nggak bisa.
Yaa, kamu tuh sebenarnya hanya cadangan buatku.
Kamu tahu kenapa? Karena jalan sama kamu tuh rasanya kesiksa banget. Aku sebenarnya nggak nyaman tapi terpaksa aku nahan diri karena nggak mau malu di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau tahu akan begini jadinya mending kemarin aku nggak pake jalan sama kamu.</p>
<p>Jujur aja ya, kemarin tuh aku terpaksa karena yang lain pada nggak bisa.</p>
<p>Yaa, kamu tuh sebenarnya hanya cadangan buatku.</p>
<p>Kamu tahu kenapa? Karena jalan sama kamu tuh rasanya kesiksa banget. Aku sebenarnya nggak nyaman tapi terpaksa aku nahan diri karena nggak mau malu di depan orang banyak.</p>
<p>Dan sekarang di saat-saat terakhir kita, kamu malah pake nyakitin dia segala. Kenapa?</p>
<p>Apa karena aku sayang banget sama dia trus kamu nggak terima gitu? Kalau kamu marah sama aku, jangan dilampiasin sama dia dong.</p>
<p>Kamu tahu nggak, kami tuh baru sebulan ini jadian. Tapi gara-gara kamu semuanya jadi kacau, tega banget sih kamu menodai dia yang masih putih dan suci itu.</p>
<p>Kamu pasti iri dan cemburu kan karena dia begitu aku puja dan bangga-banggakan di hadapan semua orang. Dia datang di saat aku benar-benar membutuhkannya.</p>
<p>Aah ya, aku kini tahu penyebab kebencianmu padanya. Kamu marah kan karena bukan kamu yang dulu kuajak nonton konsernya Dmasiv.</p>
<p>Jahat banget sih kamu sama dia, padahal perjuanganku dulu untuk mendapatkannya begitu berat.</p>
<p>Aku rela mencarinya tanpa lelah di antara lipatan-lipatan kaus yang lain. Meski harganya diskon tapi kualitasnya tuh bagus, nggak kayak kamu yang suka luntur warnanya kalau dicuci.</p>
<p>Dasar kamu ya, celana jeans item nggak tahu diri!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2009/02/nggak-tau-diri-lo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>terjebak-menjebak</title>
		<link>http://bloglodak.com/2009/01/terjebak-menjebak/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2009/01/terjebak-menjebak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 10:19:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhatku]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kata]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[
Begonya aku.
  Aku terjebak-atau menjebakkan diri-lagi dalam suatu kondisi yang udah sebulanan ini berhasil kutinggalkan.
  Nggak tahu deh harus gimana lagi sekarang.
  Apakah aku nikmati saja semua ini&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#3333ff;font-weight:bold;"><br />
Begonya aku.<br />
<br /> </span><span style="color:#3333ff;font-weight:bold;"> Aku terjebak-atau menjebakkan diri-lagi dalam suatu kondisi yang udah sebulanan ini berhasil kutinggalkan.<br />
<br /> </span><span style="color:#3333ff;font-weight:bold;"> Nggak tahu deh harus gimana lagi sekarang.<br />
<br /> </span><span style="color:#3333ff;font-weight:bold;"> Apakah aku nikmati saja semua ini&#8230;<br />
</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2009/01/terjebak-menjebak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pak SBY ijinkan aku masuuk</title>
		<link>http://bloglodak.com/2009/01/pak-sby-ijinkan-aku-masuuk/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2009/01/pak-sby-ijinkan-aku-masuuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 04:24:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[moment]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini SBY datang ke kampus Unbraw dalam rangkaian acara peringatan DIES NATALIES UB 46, rencananya sih beliau mau memberikan Orasi Ilmiah berjudul&#8230;.duh lupa aku, pokoknya ada hubungannya sama ekonomi global gitu deh.
Berkaitan dengan kedatangan SBY ini, aku agak2 binun apakah nanti tetep masuk kerja apa ga, secara yang mau datang itu kan orang nomer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Hari ini SBY datang ke kampus Unbraw dalam rangkaian acara peringatan DIES NATALIES UB 46, rencananya sih beliau mau memberikan Orasi Ilmiah berjudul&#8230;.duh lupa aku, pokoknya ada hubungannya sama ekonomi global gitu deh.<br />
Berkaitan dengan kedatangan SBY ini, aku agak2 binun apakah nanti tetep masuk kerja apa ga, secara yang mau datang itu kan orang nomer satu di Indonesia pasti pengamanannnya ketat banget. Sebenarnya masih ada simpang-siur apakah pegawai yang ga dapet undangan boleh masuk area Unbraw apa ga. Temen2ku yang kerja di fakultas lain dan statusnya honorer kayak aku pada diliburin semua, sedangkan aku sendiri ga dapet pemberitauan apa-apa dari atasan.<br />
Akhirnya aku nanya ke salah satu atasanku dan katanya besok kalau masuk tunjukkin aja kartu pegawai UB dan bilang kalo pegawai honorer emang ga dapet undangan.</p>
<p>Berbekal &#8216;wasiat&#8217; itu, akhirnya tadi pagi aku berangkat kerja. Dan emang bener, pengamanan di depan kampus UB ketat banget. Banyak petugas PASPAMPRES dan anggota TNI yang siaga di depan pintu masuk. Bahkan di jalan Veteran juga udah dipasang pagar kawat yang guede itu tapi belum dipalangin di tengah jalan. Dengan agak dag-dig-dug aku jalanin motorku ke pintu masuk, eh nggak lama kemudian udah disuruh menepi sama salah seorang anggota TNI. Aku lalu disuruh menunjukkan undangan tapi tentu saja aku ga punya. trus aku disuruh mengisi data diri dulu dan kujelaskan kalau aku emang kerja di UB dan ga dapet undangan. si anggota TNI teteup kekeuh ga ngijinin aku masuk.<br />
Lalu aku menelpon salah satu atasanku dan bilang kalo ga boleh masuk. kalau tetep nggak boleh, aku disuruh pulang aja. pas nelpon itu, sengaja aku ngomongnya agak aku kerasin agar si mas TNI itu ikut denger juga he3.<br />
Ternyata manjur juga taktikku itu, pas aku ngomong lagi sama mas TNI itu aku akhirnya diperbolehkan masuk ke area UB.</p>
<p>Ternyata pas aku nyampe di perpus, baru satu orang temen honorer yang bisa masuk sedangkan yang lainnya masih &#8216;ditahan&#8217; di pintu masuk kayak aku tadi. akhirnya aku disuruh sama atasanku untuk bawa absensi dan memo ke pintu gerbang agar temen2ku bisa masuk.</p>
<p>Beberapa PNS yang (juga) sempet ga boleh masuk karena undangannya ketinggalan di kantor mengeluh: &#8220;hanya karena satu orang aja semua urusan jadi ribet gini&#8230;&#8221; hi hi hi</p></div>
<div class="photo photo_none">
<div class="photo_img"><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1216028&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=52207962189&amp;aid=-1&amp;oid=52207962189&amp;id=647107389"><img style="width:460px;" src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2124/65/56/647107389/n647107389_1216028_3337.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2009/01/pak-sby-ijinkan-aku-masuuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>one word about me</title>
		<link>http://bloglodak.com/2009/01/one-word-about-me/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2009/01/one-word-about-me/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 08:33:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[freaky]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[ Beberapa waktu yang lalu aku dapet sms dari temen (cewek) yang masih kelas 3 sma gitu, biasa lah anak2 ABG kayak gitu suka kirim sms2 yang isinya tuh iseng mulu malahan kadang nggak penting banget.Paling sering dapet sms berantai yang seumpama nggak diterusin bakalan kena akibat yang buruk. Paling parah tuh ya dapet sms [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#3366ff;"> Beberapa waktu yang lalu aku dapet sms dari temen (cewek) yang masih kelas 3 sma gitu, biasa lah anak2 ABG kayak gitu suka kirim sms2 yang isinya tuh iseng mulu malahan kadang nggak penting banget.</span><br /><span style="color:#3366ff;">Paling sering dapet sms berantai yang seumpama nggak diterusin bakalan kena akibat yang buruk. Paling parah tuh ya dapet sms yang isinya gini : I Love Allah. Yang mana bila aku nggak nerusin tuh sms ke sepuluh orang temenku, aku bakalan kena azab Illahi. Oh my Gosh, ada-ada aja. Aku kemudian mikir kalo seumpama orang yang nerima sms itu pulsa abis trus juga lagi bokek abis dan dia termakan dengan isi sms tersebut. apa nggak stress disumpahin kayak gitu.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Nah, sms yang kemarin tuh isinya masih agak mendingan. Aku disuruh menggambarkan tentang si pengirim sms hanya dengan satu kata. Trus aku juga disuruh nyebarin ke 10 orang temenku, untungnya kali ini nggak ada kutukannya.</span><br /><span style="color:#3366ff;">Aku sempat mikir2, kira2 kata apa yang pas buat menggambarkan tuh cewek. Akhirnya setelah minta petunjuk sama Mama Loreng (sapa lagi ntuh) aku balas smsnya dengan jawaban: Friendly.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Walopun nggak ada kutukannya tapi aku tertarik juga untuk menyebarkan tuh sms. Yaa, aku kan juga pengin tahu gimana teman2 dan orang dekatku menilaiku selama ini.</span><br /><span style="color:#3366ff;">Setelah menunggu dengan hati berdebar-debar (belum makan soalnya), akhirnya satu persatu teman2ku membalas smsku.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Si cewek yang tadi nularin aku, mbalesnya: CERDAS. </span><br /><span style="color:#3366ff;">Nggak percuma selama ini aku minum obat cacing, manjur juga ternyata.</span></p>
<p><a href="http://nawhi.multiply.com/journal/item/ninanutter.multiply.com">Nina </a><span style="color:#3366ff;">bilang aku ini: PENDIAM.</span><br /><span style="color:#3366ff;">Kalo lagi tidur emang Pendiam Nin, coba aja kamu liat aku kalo lagi kena PMS.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Trus cewek sma lainnya balesnya: FRIENDLY</span><br /><span style="color:#3366ff;">Kalo lagi ada maunya emang friendly he he he</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Temen kerjaku yang udah merit bilang aku ini: GATEL</span><br /><span style="color:#3366ff;">Wew&#8230;gatel gimana maksudnyee? Perasaan dulu yang flirting itu elo, bukan gue wakakaka.</span></p>
<p><a href="http://nawhi.multiply.com/journal/item/masfathin.multiply.com">Fathin </a><span style="color:#3366ff;">malah hanya jawab: AKU. Jadi katanya kita berdua tuh banyak kesamaan sifat gitu. Jangan2 kami ini saudara kembar yang terpisahkan sejak lahir wakakaka.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Lalu </span><a href="http://profiles.friendster.com/28552288">Rindra </a><span style="color:#3366ff;">dengan entengnya balas: JAYUS. Malahan setelah aku konfirmasi dia menambahkan satu kata lagi: JAYUS ABIES.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Mas Ranu cuma jawab: ANU&#8230;.maksudnya apaa neh broo?</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Cuman tujuh orang yang mbales, sisanya entah karena sms ku nggak nyampek, males mbales (ngga punya pulsa kali yak) atau bisa juga saking kagumnya sama aku sampai nggak bisa menggambarkan diriku walau hanya dengan satu kata. Narsisnya kumat dah.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Kalo temen2 MP&#8217;ers mau kasih pendapat juga nggak apa2 tentang diriku.</span><br /><span style="color:#3366ff;">Inget cukup SATU kata aja (tapi harus ada penjelasannya he3)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2009/01/one-word-about-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>santai aza di Nimbuzz</title>
		<link>http://bloglodak.com/2008/07/santai-aza-di-nimbuzz/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2008/07/santai-aza-di-nimbuzz/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 15:13:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[nimbuzz]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[santai_aza di Nimbuzz
Posted by Ihwan on Jul 15, &#8216;08  4:12 PM for everyone

Ada yang punya account di Nimbuzz nggak?  Atau jangan-jangan nggak tahu apa itu Nimbuzz? Gosh, kemana aja sih kalian. He he he, nggak ding, aku hanya becanda kok. Kalaupun nggak tahu apa itu Nimbuzz, aku dengan senang hati mau menjelaskan. Yaa, setahuku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="bookmark" href="http://nawhi.multiply.com/journal/item/339/santai_aza_di_Nimbuzz">santai_aza di Nimbuzz</a></p>
<div class="itemsubsub">Posted by <a href="http://nawhi.multiply.com/">Ihwan</a> on Jul 15, &#8216;08  4:12 PM for everyone</div>
<p><span style="color:#3333ff;"><br />
Ada yang punya account di Nimbuzz nggak?  Atau jangan-jangan nggak tahu apa itu Nimbuzz? Gosh, kemana aja sih kalian. He he he, nggak ding, aku hanya becanda kok. Kalaupun nggak tahu apa itu Nimbuzz, aku dengan senang hati mau menjelaskan. Yaa, setahuku aja sih.</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Nimbuzz itu salah satu aplikasi mobile chatting berbasis Java. Ada banyak sih sebenarnya macamnya, ada Nimbuzz, Morange, E-Buddy, Mig33, Mxit dan sebagainya. Dengan aplikasi tersebut kita bisa cetingan dimanapun kita berada, nggak harus jauh-jauh pergi ke warnet segala. Mau di kamar tidur, tempat kerja, kampus atau kamar mandi sekalipun kita bisa cetingan sama orang-orang di seluruh penjuru dunia. </span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Kebetulan saja aku cocoknya sama Nimbuzz, fiturnya lumayan lengkap dan tampilannya juga bagus. Lengkapnya adalah aku bisa online nggak hanya pake id Nimbuzz tapi juga bisa pakai YM, Gtalk, MSN dan masih banyak lagi. Trus di Nimbuzz kita bisa join ke chatroom, jadi kita semakin menambah banyak teman.</span><br /><span style="color:#3333ff;">Untuk mendapatkan aplikasi ini kalian bisa brosing di internet, kalian kunjungi aja situs GetJar.com. Di situs tersebut kalian bisa cari segala macam aplikasi buat hape kalian, boleh percaya boleh tidak, ada sebuah aplikasi (aku lupa namanya) yang kegunaannya tuh sama dengan vibrator. Aku nggak tahu kayak gimana beroperasinya tuh aplikasi, mungkin bikin hape getar-getar gitu kali yak.</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Come back to Nimbuzz, kalau kalian dah masuk di GetJar pilih aplikasi Nimbuzz yang sesuai dengan merk dan tipe hape kalian. Soalnya untuk tiap-tiap hape emang beda aplikasinya, jangan hape A tapi plih aplikasi untuk hape B. Mungkin untuk beberapa tipe bisa pakai jenis aplikasi yang sama tapi sebaiknya plih yang emang buat hape kamu aja. Kalau udah donlot deh tuh aplikasi dan copy ke hape kamu. Kalau nggak mau repot-repot, bisa juga donlot langsung dari hape. Ketik wap.GetJar.com, pilih quick download dan ketikan code yang tadi kalian dapatkan di internet. Gampang kan?</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Aku sudah join Nimbuzz kurang lebih 3 mingguan gitu, awalnya sih join2 ke rum dan ngikutin topik yang lagi dibahas di situ, tentu saja sambil hunting cewek. Biasanya aku liat dari namanya, kalau jelas itu id cewek aku langsung pv (private chat) aja. Tapi hati-hati, di Nimbuzz banyak juga cowok-cowok usil yang mengaku-ngaku jadi cewek. Jadi pinter-pinternya kita aja pilih contact.</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Di Nimbuzz banyak banget chatroom, mulai dari rum-rum agama seperti: café_ukhuwah, muslim_bersahaja. Lalu ada juga rum2 anak muda: sahabat_nimbuzz, rumah_cinta, cowok_cewek. Ehm, nggak ketinggalan juga rum2 yang hot seperti: nggak usah kusebutin deh. Terserah kalian mau join di chat mana aja.</span><br /><span style="color:#3333ff;"><br />
Atau kalau kalian juga bisa bikin rum sendiri, seperti aku misalnya. Motivasiku bikin rum sih pengin dapat teman yang hobinya sama, akhirnya aku bikinlah rum <span style="font-weight:bold;">BACATULIS</span>. Rum ini aku khususkan untuk Nimbuzzer yang suka baca novel, buku dan menulis apa aja. Sialnya rumku ini nggak laku, mungkin karena namanya yang kurang keren dan topiknya yang terlalu serius sehingga banyak yang enggan untuk join.</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Karena masih tertantang untuk bikin rum yang banyak dikunjungi orang, aku lalu mengajak salah satu temanku, namanya <span style="font-weight:bold;">Still_alone</span>, untuk bikin rum bareng. Setelah sharing2, kami pun sepakat membuat rum bernama: <span style="font-weight:bold;">santai_aza</span>. Sesuai dengan namanya, di rum ini Nimbuzzer bisa santai-santai sepuasnya dan ngobrolin apa aja, kecuali yang berbau SARA. Trus kelebihan lain dari rumku ini, kami usahakan nggak ada yang namanya PLUD. Plud itu cetingan2 usil, semacam polusi kalau di dunia nyata. Kalau ada yang berani nge-plud, kami akan langsung meng-kick orang tersebut. Kalau masih bandel, terpaksa di banned sekalian.</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Alhamdulilah, rum santai_aza mampu menyodot lebih banyak pengunjung. Bahkan para pengunjung pertama rum kami bersedia membantu kami meramaikan dan mempromsikan rum kami. Di antara kami sudah terbentuk suatu tekad untuk membangun rum ini bersama-sama agar tetap eksis dan bisa ngetop kayak rum-rum besar lainnya (ambisi banged seh? He he he). Sampai saat ini kami sudah mempunyai pengunjung tetap sekitar belasan orang. Emang sih masih dikit, tapi dengan umur rum yang masih tiga hari itu sudah cukup bagus bisa dapet pengunjung segitu. Ternyata ada juga yang sirik sama kehadiran rum kami, beberapa kali ada pengacau yang masuk. Entah itu nge-plud atau ngomong2 jorok. Nggak tahu apa mereka sekedar iseng atau merasa tersaingi. Yang jelas, kita bikin rum untuk cari banyak teman bukan musuh.</span></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Yang lucu adalah pengunjung rum kami kebanyakan berusia di bawah 20an, bahkan ada yang masih ABG gitu deh. Kalau buat Still sih cocok karena dia masih SMA tapi buatku? Ya udah lah nggak apa-apa, siapa tahu cetingan ma ABG bisa buat obat awet muda he3.</span><br /><span style="color:#3333ff;">So…tertarik untuk join di Nimbuzz? Cepetan dunlut programnya dan bikin account yang keren. Trus jangan lupa add aku nanti, id-ku: <span style="font-weight:bold;">ehone</span>. Kalau pikiran lagi suntuk, stress atau sekedar pengin cari kenalan datang aja ke rum kami. <span style="font-weight:bold;">Kami tunggu kehadiranmu di rum santai_aza ..!!</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2008/07/santai-aza-di-nimbuzz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kopdar @ FMK : Mendadak Jualan</title>
		<link>http://bloglodak.com/2008/05/kopdar-fmk-mendadak-jualan/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2008/05/kopdar-fmk-mendadak-jualan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 07:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[moment]]></category>
		<category><![CDATA[FMK-MTD]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Kopdar MP’ers yang kali ini diadakan di Festival Malang Kembali 2008 cukup berkesan bagiku karena ada pengalaman baru yang kudapatkan. Pengalaman barunya adalah ngerasain gimana serunya berjualan makanan di FMK.
Sebenarnya niat dari rumah itu mau kopdar dan janjian sama Nina n Hana untuk ketemuan di Perpus Kota trus meluncur bareng menuju lokasi kopdar yang uah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Kopdar MP’ers yang kali ini diadakan di Festival Malang Kembali 2008 cukup berkesan bagiku karena ada pengalaman baru yang kudapatkan. Pengalaman barunya adalah ngerasain gimana serunya berjualan makanan di FMK.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Sebenarnya niat dari rumah itu mau kopdar dan janjian sama Nina n Hana untuk ketemuan di Perpus Kota trus meluncur bareng menuju lokasi kopdar yang uah ditentukan yaitu di depannya Poltekes. <span> </span>Setelah nunggu beberapa lama namun Dua Sista nggak juga kunjung dating, mau menghubungi juga ga bias cos hape lagi lobet sedangkan wartel di perpus tutup. Sialan, masa gara2 tema FMK adalah masa kerajaan Singhasari, wartelnya ga beroperasi. <span> </span>Daripada bengong sendirian kayak anak ilang akhirnya aku putusin ke stan kerabatku.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Kok ya kebetulan banget, ketika aku tiba di stan 211, keadaannya lumayan rame. Ya udah wis, aku lalu turun tangan ikut membantu melayani pengunjung. Awalnya sih hanya membantu membereskan Rege (tempat makan dari anyaman bambu) dan gelas2 di meja. Trus pas keadaan makin rame dan Bu Yanti nampak kewalahan, aku ikutan meracik minuman. Mulai dari teh hangat, es teh hingga es dawet. Ternyata seru juga jualan makanan itu, apalagi malam itu pengunjung stan kami lumayan banyak. Sampe ada pengunjung yang rela antri karena nggak kebagian tempat, bahkan kami sampe harus menanak nasi dua kali saking banyaknya yang beli. <span> </span>Meskipun harus mondar-mandir tetapi nggak terasa capeknya ketika melihat para pengunjung menikmati sajian kami dengan lahapnya. Ya udah, acara kopdarku pun berubah drastic jadi mendadak jualan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Di antara pengunjung stan kami, nggak tahunya ada juga mahasiswa yang sering datang ke perpus dan mereka keheranan (lagi-lagi) melihatku di sana.<span> </span>Mereka mengira stan makanan itu miliknya perpus he3. Nggak mungkin bangetlah, emang perpus tempat gue kerja udah kehabisan dana apa kok sampe buka stan segala di FMK. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Pas lagi asyiknya melayani pengunjung, datanglah 3 Makhluk Tuhan Paling Gedhe di antara MPers Malang (just kidding) yaitu Mas Nono (ketua MP Malang), Fajar dan Mas Bay. Tentu saja aku seneng banget karena sebelumnya tuh aku udah pesimis bakalan nggak bisa ngumpul ama MP’ers Malang. Sambil <span> </span>tetap melayani pengunjung aku ngobrol2 bareng mereka bertiga.<span> </span>Setelah mencicipi lontong sayur dan es temulawak, mereka lalu melanjutkan perjalanan mengelilingi FMK. Cieee, udah kayak perantau aja. Tapi ada benernya juga kok, secara penampilan mereka benar2 tempoe dulu banget. Ada yang pake baju batik, baju adat jawa dan blangkon. Aku sendiri malam itu pake baju batik hijau yang biasanya jadi seragam kerjaku dipadu ama celana jeans warna coklat. Habis gimana, nggak ada persiapan pakaian jadul sih.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Kira2 jam sepuluh malam, makanan di stanku udah benar2 habis dan aku lalu bergabung ama MP’ers Malang yang ternyata masih berada ngak jauh dari stanku. Rupanya mereka bertiga lagi menunggu Vivi, Nina dan Hana. Setelah berfoto2 sejenak kami pun lalu berkeliling mengunjungi semua stan yang ada di FMK. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Buatku pribadi, FMK taun ini lumayan ada peningkatan. <span> </span>D</span>ari segi stan2 yang ada sekarang ditata lebih beragam. <span lang="EN-US">A</span>ntara penjual makanan dan kerajinan diselang-seling. (ini bukan mentang2 karena kerabat<span lang="EN-US">ku</span> juga jualan di sana lho)<br />
<span lang="EN-US">T</span>rus dari segi pengunjung, <span lang="EN-US">aku</span> melihat sudah banyak yang ga malu2 lagi pake pakaian jadul. trus banyak aksi2 spontan yang cukup menghibur dari warga malang sendiri seperti: pantomim, anak2 rasta. <span lang="EN-US">E</span>mang sih, ga sesuai tema tapi setidaknya warga <span lang="EN-US">M</span>alang sudah menunjukkan part<span lang="EN-US">i</span>sipasinya.<span lang="EN-US"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#3333ff;font-family:georgia,times new roman,times,serif;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Yang pasti sih, dengan adanya FMK ini aku makin cinta ama kota Malang cos bias menyelenggarakan event yang cukup unik. Semoga FMK bisa terus diadain tiap tahun dan bisa jadi obyek pariwisata yang mampu menarik pengunjung dari luar kota.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br /></span> <span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">*Oh iya, gara2 membantu kerabatku jualan aku ama keluargaku jadi pengin ikutan jualan taun depan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2008/05/kopdar-fmk-mendadak-jualan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semalam di Idjen Boulevard</title>
		<link>http://bloglodak.com/2008/05/semalam-di-idjen-boulevard/</link>
		<comments>http://bloglodak.com/2008/05/semalam-di-idjen-boulevard/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 07:04:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[moment]]></category>
		<category><![CDATA[FMK-MTD]]></category>
		<category><![CDATA[freaky]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihwan.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[*harusnya blog ini diposting tanggal 22-5-08 tapi karena kesalahan teknis jadi molor.

Dalam rangka memperingati HUT kota Malang yang ke-94, Pemkot Malang kembali menyelenggarakan Festival Malang Kembali Part 3. Adapun yang dimaksud dengan FMK adalah sebuah festival yang menampilkan wajah kota Malang Tempo Doloe, mulai dari kesenian, arsitektur, keradjinan dan jang paling oetama adalah makanan2 jadoel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="EN-US">*harusnya blog ini diposting tanggal 22-5-08 tapi karena kesalahan teknis jadi molor.</p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#009900;font-family:trebuchet ms;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Dalam rangka memperingati HUT kota Malang yang ke-94, Pemkot Malang kembali menyelenggarakan Festival Malang Kembali Part 3. Adapun yang dimaksud dengan FMK adalah sebuah festival yang menampilkan wajah kota Malang Tempo Doloe, mulai dari kesenian, arsitektur, keradjinan dan jang paling oetama adalah makanan2 jadoel jang sudah djarang kita temui. <span> </span>Bagi kalian yang sudah membaca Xerografer (ehem..ehem&#8230;) pasti udah pada tahu dunk about FMK cos di sana udah aku bahas mulai dari A sampe Z-nya. Bagi yang pengin tahu kayak gimana sih FMK itu tapi ga sempat datang ke Malang, sok atuh beli Xerografer. He he he, promo terselubung nih.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#009900;font-family:trebuchet ms;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">FMK tahun ini mengambil tema yang lebih jadul dari tahun2 sebelumnya yaitu tema Kerajaan Singhasari, kira2 mundur ke tahun 760 M (ehm…mohon maaf jika salah nyebutin tahunnya, ntar aku cek lagi ke lokasi). Bagiku pribadi FMK tahun ini lumayan istimewa karena aku dapet kesempatan untuk ikut berpasrtisipasi. <span> </span>Gue nggak ikutan jadi prajurit kerajaan Singhasari (gue cukup tahu diri dengan tubuh kerempengku ini) melainkan membantu salah satu kerabat (mertua kakakku) yang ikutan jual makanan jadul di salah satu stan yang ada di FMK. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#009900;font-family:trebuchet ms;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Kebetulan tadi malam, aku ikut bantu2 Bu Yanti (nama mertua kakakku) nyiapin stannya, nggak banyak sih yang bisa kulakukan cos sebelumnya aku harus lembur di b-web. Ketika aku datang ke lokasi yaitu di Jalan Ijen, yang jaman dulu dikenal dengan De Idjen Boulevard, di sepanjang jalan nampak para peserta sibuk menyiapkan stan masing2. Acara pembukaanya kan nanti malam dan diadakan lomba untuk semua stan sehingga wajar jika semua peserta berusaha menampilkan stannya sebaik mungkin.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#009900;font-family:trebuchet ms;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Stan akhirnya kelar disiapin jam 11 malem, setelah itu Bu Yanti n sista pulang sementara aku nemenin Mas Jinul (kakakku) untuk menjaga stan.<span> </span>Ya iyalah masa ya iya dong, stan harus dijaga sebab kalo enggak ntar barang2 yang ada di stan diembat ama pemulung atau orang iseng he3.<span> </span>Awalnya kami hanya berempat (aku, mas jinul, mbak mud dan suaminya, mas yudi) lalu nggak lama kemudian datang lagi kakak cewekku, mbak u’us ma suaminya. Jadilah, tadi malam kami berenam nongkrong bareng di Idjen Boulevard. Aku lumayan seneng juga cos jarang2 kami bisa ngumpul bareng, maklum semua udah pada (sok) sibuk ama keluarga masing2 he he he.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="color:#009900;font-family:trebuchet ms;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US">Sayangnya aku hanya kuat sampe tengah malam, setelah itu aku berangkat ngorok<span> </span>duluan. Dengan hanya beralaskan tikar dan di bawah pohon palem, akupun tidur dengan nyenyaknya. Sesekali ada nyamuk yang datang menggoda tapi tentu saja aku sok jual mahal. Pokoknya tadi malam tuh berasa jadi gelandangan semalam dah. Baru kali itu aku ngerasain tidur di pinggiran jalan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;"><span style="color:#009900;">Ya udah, nggak usah panjang lebar lagi. Buat warga Malang, yang nanti malam datang di acara Pembukaan FMK, jangan lupa mampir (dan beli makan juga tentunya) di stan nomer 211. Letaknya di sebelah utara Perpus Kota, agak jauhan dikit. Dijamin makanan yang disajikan maknyus, ada  Lonthong Sajur (Lontong Sayur) Sego Pithek Bakar (Nasih Ayam Bakar), Sego Campoer (Nasi Campur), trus minumannya ada Kopi Djae, Es Temulawak and many more.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal">untuk <a href="http://nawhi.multiply.com/photos/album/45">foto2 bisa liat di sini</a></p>
<p class="MsoNormal" style="font-weight:bold;"><a href="http://nawhi.multiply.com/video/item/19">videonya juga ada.</a></p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloglodak.com/2008/05/semalam-di-idjen-boulevard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
